Tawasul dan Macapat di Punden Mbah Surodowo, DPD MATRA Sidoarjo Rawat Tradisi dan Perkuat Silaturahmi

by -3 Views

Progresjatim.com, Sidoarjo – Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa di kawasan Sruni, Gedangan,tepatnya di Punden Mbah Surodowo, saat Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) menggelar kegiatan rutin tawasul, tahlil, dan macapat, Jumat malam (14/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali pada malam Jumat Pahing itu menjadi ruang berkumpul lintas warga untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga tradisi budaya leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan tersebut di ikuti beberapa komunitas Macapat,seperti Sekar Kinanti ,Seloko Gading.
Para peserta tampak duduk lesehan bersama sambil mengikuti doa bersama dan lantunan macapat Jawa yang sarat nilai filosofi kehidupan. Acara berlangsung sederhana namun penuh khidmat.

Ki Suryo yang juga menjadi Wakil ketua DPD Matra Sidoarjo, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para peserta dari berbagai wilayah yang tetap konsisten menjaga kebersamaan dan nilai budaya lokal.

“Puji Gusti, adi coro tawasul ugi macapat wonten ing Tlatah Sruni, Punden Mbah Surodowo tansah pinaringan kabegjan lan karahayon. Matur sembah nuwun sanget kerawuhanne poro kadang kinasih. Rahayu,” ungkapnya dalam bahas jawa.

Selain menjadi ajang spiritual dan budaya, kegiatan tersebut juga dinilai memiliki nilai sosial yang kuat. Warga yang hadir tidak hanya mengikuti doa bersama, tetapi juga saling bertukar gagasan, menjaga kerukunan, hingga membangun kepedulian antar anggota masyarakat.

Sita yang juga Anggota komunitas Macapat Seloko Gading menjelaskan, tradisi macapat dan tawasul merupakan bagian dari warisan budaya Jawa yang mengandung pesan moral, tata krama, serta pengingat hubungan manusia dengan Sang Pencipta dan sesama.

“Tradisi seperti ini jangan sampai hilang. Anak-anak muda perlu dikenalkan dengan budaya leluhur agar tetap memahami jati diri bangsa,” ujarnya.

Kegiatan rutin tersebut diharapkan terus berjalan secara istiqamah sebagai sarana pelestarian budaya, penguatan spiritual masyarakat, sekaligus perekat persatuan di tengah kehidupan sosial yang semakin modern.

Dengan semangat guyub rukun, masyarakat berharap Punden Mbah Surodowo tetap menjadi ruang budaya dan spiritual yang membawa keberkahan, keselamatan, serta ketenteraman bagi warga sekitar.(ZAP)

No More Posts Available.

No more pages to load.