Di launching aplikasi media, DPRD Sidoarjo merespon positif bentuk transparasi publik

by -941 Views

Foto : Kadis Kominfo,Drs . Noer Rochmawati,MSI.AK, kepala seksi pelayanan informasi dinas komunikasi dan informasi Muhammad Wildan, H .Rizza Alifaizin, M.Pd.I ketua komisi A DPRD Sidoarjo serta Elok Suciati, AH anggota dewan di atas podium

Progres jatim.com, Sidoarjo- Dinas komunikasi dan informatika kabupaten Sidoarjo mengundang sedikitnya 126 media televisi, elektronik dan online yang menjadi mitra dengan pemerintah. Hal ini dilakukan dinas dalam rangka pemeberitahuan mekanisme pengadaan barang dan jasa

Bertajuk ” sosialisasi pengadaan barang dan jasa ( PBJ ) untuk media dan launching aplikasi pendataan media tahun 2025. Bertempat di ruang delta graha lt.3 Setda kabupaten Sidoarjo jl.gubernur Suryo no.1 Sidoarjo rabo (11/6/2025).

Drs . Noer Rochmawati,MSI.AK Kepala dinas komunikasi dan informatika kabupaten Sidoarjo mengatakan,  Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan akuntabel dan profesional khususnya dalam hal mekanisme pengadaan barang dan jasa serta dalam upaya untuk mempermudah proses registrasi, verifikasi dan monitoring media yang bermitra dengan pemerintah daerah.

 

Menurutnya, aplikasi media sebagai bentuk transparansi, antara dinas Kominfo Bekerjasama dengan media, melaksanakan kontrak ADV yang selama ini sudah berjalan,

” Kongkritnya apa yang di tulis para jurnalis akan secara langsung masuk ke aplikasi, sehingga dapat lebih mudah untuk mengakses, sekaligus jika ada pemeriksaan dinas tidak bersusah payah untuk mengumpulkan kan kembali bukti tayang ADV karena sudah masuk aplikasi, yang sebelumnya masih manual yang selama ini berjalan, kedepan atau mulai hari ini dirinya hanya dengan meng klik aplikasi media semua akan tampak di sesuai tgl, hari jam tayang apabila ada pemeriksaan,” ujarnya

 

Belajar dari pengalaman jika ada materinya yang di tayangkan adalah copy paste, dikatakannya, release yang diberikan atau ditayangkan hanya sebatas guatedane, hal itu dimaksudkan bahwa Dinasnya bekerja atau ada kegiatan yang tidak terjangkau oleh jurnalis atau wartawan, bantahnya KLO dinasnya selama melakukan kegiatan peliputan.

 

H.Rizza Alifaizin, M.Pd.I ketua komisi A DPRD sangat mengapresiasi positif apa yang dilakukannya dinas Kominfo yang selama ini menjadi mitra opd. Saat ini adalah era digitalisasi dimana semua informasi serba cepat, sehingga dibutuhkan penataan yang baik terkait penyebaran informasi, terkhusus ketika wartawan itu nulis, bahkan dirinya belum selesai bicara dalam forum, beritanya sudah keluar lebih dulu, ia mencontohkan salah satu wartawan online yang di ngepos di DPRD yakni opini hadi, itu kompor KLO buat opini bikin pembacanya keringat dingin yang di eplos peserta sosialisasi, meski begitu dirinya mengaku senang akan hal itu, menunjukan bahwa wartawan semakin kritis menyikapi persoalan2 publik.

Maka diperlukan transparansi dengan harapan adanya aplikasi media tahun 2025, akan lebih mudah, mengakses berita serta penggaran yang terserap.

Hal senada disampaikan Elok Suciati, AH anggota dewan yang ikut hadir dalam sosialisasi, mengaku senang dengan adanya lounching aplikasi media. Bahkan dia curhat dengan era digitalisasi dibutuhkan. kehati-hatian dalam memberikan statemen ” Diam saja beritanya panjang apalagi KLO memberikan statemen,” ujarnya kepada peserta sosialisasi yang juga disambut eplos.

 

Meski begitu dirinya mengaku senang karena lebih dekat dengan wartawan melalu acara semacam ini, sehingga membuat dirinya tidak merasa takut karena wartawan juga sama seperti dirinya manusia yang terkadang ada kekhilafan.

Untuk diketahui acara sosialisasi sekaligus lounching aplikasi media 2025, berjalan sesuai rencana, tampak hadir pula kepala seksi pelayanan informasi dinas komunikasi dan informasi Muhammad Wildan, petugas PJB serta wartawan dari berbagai media cetak, televisi dan online reaktif saling tukar pendapat membuat suasana seperti keluarga. (GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.