Wakil Bupati Mimik Idayana dan Ketua TP PKK Sriatun Subandi Salurkan Bantuan Pangan kepada 2.052 Warga Sidoarjo

by -41 Views

Progres Jatim.com, Sidoarjo- Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat di empat desa, Kamis (18/6/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di Desa Kalisampurno dan Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin, oleh Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana. Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi menyalurkan bantuan pangan di Desa Watutulis dan Desa Temu, Kecamatan Prambon.
Kegiatan tersebut turut didampingi Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Bulog Cabang Sidoarjo, Kapolsek setempat, Danramil setempat serta jajaran Forkopimka.
Sebanyak 2.052 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan pangan tersebut. Rinciannya, Desa Kalisampurno sebanyak 555 penerima, Desa Ganggangpanjang sebanyak 485 penerima, Desa Watutulis sebanyak 604 penerima, dan Desa Temu sebanyak 408 penerima.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengatakan bahwa bantuan beras tersebut merupakan program pemerintah pusat yang penyalurannya bekerja sama dengan Bulog untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Ia meminta masyarakat penerima bantuan untuk segera melaporkan apabila menemukan kualitas beras yang kurang baik atau tidak layak konsumsi agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kalau nanti ada beras yang diterima kondisinya tidak layak konsumsi, misalnya karena kurang kering sehingga warnanya menguning atau terdapat kerusakan lainnya, segera laporkan melalui pemerintah desa agar bisa ditukar,” ujarnya.
Mimik menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan pengembalian beras dari masyarakat penerima bantuan. Ia berharap seluruh bantuan yang diterima warga berada dalam kondisi baik dan layak dikonsumsi.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar bantuan yang diterima dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga dan tidak diperjualbelikan.
“Beras ini untuk dikonsumsi sendiri bersama keluarga. Manfaatkan dengan baik dan jangan dijual kembali,” pesannya.
Menurutnya, program bantuan pangan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal.
“Ini merupakan perhatian pemerintah kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan keluarga dan memberikan manfaat bagi warga yang menerimanya,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi menyampaikan bahwa setiap penerima bantuan mendapatkan beras dan minyak goreng. “Bantuan yang diterima berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Nanti setelah diterima, dibawa pulang dan digunakan untuk kebutuhan keluarga,” pesannya.
Sriatun juga memastikan bahwa data penerima bantuan berasal dari pemerintah pusat sehingga penentuannya bukan berdasarkan pilihan pemerintah desa maupun pemerintah daerah. Data tersebut telah disesuaikan dengan kriteria penerima manfaat.
“Data penerima ini berasal dari pusat, bukan dari kabupaten maupun desa. Jadi sudah sesuai dengan data yang ada di DTSEN. Kalau ada masyarakat yang belum menerima, bukan karena tidak diperhatikan, tetapi memang berdasarkan data yang ditetapkan,” pungkasnya. (GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.