Wabup Mimik Idayana Apresiasi TPST Desa Krembung, Bisa Jadi Contoh Pengelolaan Sampah

by -14 Views

Progres Jatim.com, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana SAP melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Desa Krembung, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (9/9/2026). Dalam kunjungannya, Mimik mengapresiasi pengelolaan sampah di TPST tersebut. Bersih, tertata, dan minim dampak lingkungan.
Mimik mengaku terkesan dengan kondisi TPST Desa Krembung. Berbeda dengan sejumlah lokasi pengelolaan sampah yang pernah didatanginya, TPST Desa Krembung dinilai tidak menimbulkan persoalan. Tidak banyak lalat maupun polusi udara.
“Baru kali ini saya menjumpai TPST yang bersih. Tidak ada lalat dan terbebas dari polusi udara,” ujar Mimik.
Dia menilai sistem pengelolaan sampah yang diterapkan Pemerintah Desa Krembung patut diapresiasi. Sampah yang dikumpulkan dari rumah warga langsung dibawa menuju TPST untuk dipilah dan diproses. Tidak dibiarkan menumpuk dalam waktu lama.
“Alhamdulillah. Di sini, sampah datang langsung dikelola. Bahkan, sekitar pukul 09.00 WIB sudah klir. Mudah-mudahan gebrakan Desa Krembung ini bisa digetoktularkan ke desa-desa lain,” katanya.
Mimik berharap pola yang diterapkan Desa Krembung dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah desa lain di Kabupaten Sidoarjo. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa persoalan sampah dapat ditangani dengan baik dari tingkat desa, apabila dikelola secara serius, efektif, dan konsisten.
“Ini salah satu contoh, Desa Krembung berhasil. Desa lain juga harus bisa meniru. Kalau Desa Krembung bisa, kenapa desa lainnya tidak bisa,” tegasnya.
Meski mengapresiasi pengelolaan yang berjalan, Mimik menilai masih terdapat sejumlah sarana pendukung yang perlu diperkuat. Salah satunya kendaraan operasional untuk mengangkut sampah dari rumah-rumah warga.
Saat ini, pengangkutan sampah masih mengandalkan kendaraan sewaan. Karena itu, Mimik berharap dukungan kendaraan pengangkut sampah dapat segera direalisasikan agar pelayanan kebersihan kepada masyarakat semakin optimal.
Sementara itu, Kepala Desa Krembung Salmiati menjelaskan, keberhasilan pengelolaan TPST desanya tidak lepas dari kerja keras dan antusiasme para petugas. Sebanyak tujuh personel setiap hari menangani sampah yang berasal dari warga Desa Krembung.
“Petugasnya sangat antusias, sangat greget. Akhirnya bersih seperti ini. Sampah yang baru diambil dari warga dibawa ke TPST, kemudian langsung dipilah dan dikelola,” jelasnya.
Salmiati menerangkan, sampah yang masih memiliki nilai manfaat dipilah dulu untuk dimanfaatkan kembali. Sedangkan sampah yang tidak dapat digunakan lagi akan ditangani sesuai mekanisme pengelolaan yang diterapkan di TPST.
Proses tersebut dilakukan setiap hari. Targetnya, sampah yang masuk tidak sampai menumpuk. Dengan pola kerja tersebut, pengelolaan sampah dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.
“Tidak sampai satu hari sudah habis dan selesai. Sekitar pukul 10.30 WIB sudah selesai, jadi kurang lebih tiga jam,” pungkasnya. (GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.