Tiga Kloter Jamaah Haji Sidoarjo Berangkat Hari Ini, Jumlahnya Mencapai 1.133 Jamaah

by -34 Views

Progres Jatim.com, Sidoarjo- Jamaah haji Sidoarjo kembali diberangkatkan hari ini, Rabu, (6/5). Kali ini giliran Kelompok Terbang (Kloter) 57, 58 dan Kloter 59 yang berangkat. Tiga Kloter tersebut masuk dalam jamaah haji gelombang kedua yang langsung menuju Makkah. Jumlahnya mencapai 1.133 jamaah haji. Seluruh jamaah haji tiga Kloter tersebut dilepas bergantian di Pendopo Delta Wibawa. Kloter 57 yang berjumlah 379 jamaah dilepas Bupati Sidoarjo H. Subandi. Untuk Kloter 58 yang berjumlah 380 dilepas Ketua DPRD Sidoarjo Abdilah Nasih yang kebetulan hadir. Sedangkan Kloter 59 yang berjumlah 374 jamaah kembali dilepas bupati Sidoarjo.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Bupati Sidoarjo H. Subandimenyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah haji. Ia berdoa agar seluruhjemaah haji Sidoarjo dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar.

“Semoga seluruh rangkaian perjalanan calon jemaah haji Sidoarjo mulai dari keberangkatan di Pendopo Kabupaten Sidoarjo sampai pelaksanaan ibadah di tanah suci hingga kepulangannya nanti, senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” doanya.

Dikatakannya ibadah haji adalah panggilan suci. Menurutnya ibadah haji adalah sebuah perjalanan spiritual yang menjadi dambaan setiap muslim. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan.

“Untuk itu, bersyukurlah Bapak Ibu dengan sepenuh hati atas kurnia Allah yang diberikan,” ucapnya.

Bupati Sidoarjo H. Subandi juga berpesan agar jamaah haji Sidoarjo menjaga kesehatannya. Ia mengingatkan untuk membawa obat-obatnya yang rutin dikonsumsi. Selain itu ia berpesan untuk mempersiapkan kondisi fisiknya. Pasalnya saat ini suhudi Madinah sudah 42 derajat.

“Apalagi Bapak Ibu yang belum pernah haji, tentunya fisik betul-betul disiapkan, fisik harus fit betul dan jangan lupa obat-obatan,” pesannya.

Dalam kesempatan itu ia juga berpesan kepada para pendamping haji agar menjalankan tugasnya dengan baik. Pendampingan kepada jamaah haji harus dilakukan semaksimal mungkin. Rombongan jangan sampai ada yang terpisah. Parapendamping haji juga harus siap memberikan pelayanan kepada jemaah haji yang sakit dan membutuhkan obat-obatan

Saya minta bantuan kepada panjenengan untuk mengantarkan, barangkali ada saudara kita, orang tua kita yang sakit, betul-betul panjenengan siap siaga atas nama pemerintah daerah,” pesannya.

Bupati juga berpesan untuk menjaga nama baik bangsa. Khususnya Kabupaten Sidoarjo. Dikatakannya jamaah haji Indonesia sudah dikenal berperilaku sopan. Oleh karenanya anggapan itu harus terus dijaga.

“Tolong dijaga terutama terkait perilakunya. Orang Indonesia biasanya perilakunya sopan santun. Ini harus dibawa di sana, nama Sidoarjo harus betul-betul bisa dijaga, terutama sopan santun yang selama ini terbangun,” pungkasnya.

Sementara itu Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sidoarjo, Eliana, menyampaikan bahwa tahun ini jamaah haji Kabupaten Sidoarjo tergabung dalam 11 Kloter. Total keseluruhan Jemaah haji Kabupaten Sidoarjo mencapai 2.700 orang jamaah. Rinciannya laki-laki 1.221 orang dan perempuan 1.479 orang. Dari 11 Kloter tersebut Kloter 20, 53, 54, 55, dan 56 sudah diberangkatkan mulai kemarin. Lima Kloter tersebut masuk dalam jamaah haji gelombang pertama. Sedangkan keberangkatan Kloter 57, 58 dan Kloter 59 kali ini masuk dalam jamaah haji gelombang kedua.

“Kloter 57 pagi ini masuk pada fase Gelombang 2 yang insyaallah akan mendarat di Makkah,” ujarnya saat pemberangkatan jamaah haji Kloter 57.

Eliana juga mengatakan jamaah haji Sidoarjo sudah melakukan berbagai persiapan untuk dapat melaksanakan ibadah haji tahun ini. Seluruh jemaah telah mengikuti rangkaian bimbingan manasik haji, baik yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama maupun KBIH. Jemaah juga sudah mendapatkan pendampingan kesehatan dan vaksinasi lengkap mulai dari vaksin Meningitis, Polio, dan COVID.

“Harapan kita semua, jemaah memiliki kesiapan maksimal secara fisik, mental, maupun spiritual,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan animo masyarakat Sidoarjo untuk mendaftar ibadah haji sangat tinggi. Rata-rata pendaftaran mencapai 35 sampai 40 jemaah haji reguler per hari. Waiting List atau daftar tunggu jamaah haji Sidoarjo tahun ini sudah mencapai 85.196 jemaah. Jumlah tersebut menempatkan Kabupaten Sidoarjo sebagai pemilik daftar tunggu tertinggi di Jawa Timur, bahkan secara nasional.

“Per tanggal 5 Mei 2026, jumlah daftar tunggu Kabupaten Sidoarjo mencapai 85.196 jemaah, untuk masa tunggu sama dengan jamaah nasional 29 tahun,” ucapnya.

Melihat kondisi tersebut ia berharap kedepan Kabupaten Sidoarjo dapat menjadi prototipe miniatur pelayanan haji yang baik secara nasional. Ia juga berharap kedepan instansinya dapat memiliki Hajj Command Center sebagai pusat kendali haji.

“Mudah-mudahan juga ada rizki kedepannya dapat diwujudkan semacam Hajj Command Center untuk Kabupaten Sidoarjo,” harapnya. (GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.