Target Rampung 2027, Pemkab Sidoarjo Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

by -88 Views

Progres Jatim.com SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menancapkan gas dalam proyek percepatan pembangunan *Flyover* Gedangan. Bupati Sidoarjo, Subandi, S.H., M.Kn menegaskan komitmennya agar proyek pengurai kemacetan ini dapat terealisasi sepenuhnya pada awal tahun 2027.

Guna memastikan proyek berjalan sesuai linimasa, Subandi, S.H., M.Kn menginstruksikan jajaran Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BMSDA) untuk menyelesaikan seluruh urusan pembebasan lahan paling lambat pada Agustus 2026.

Kepala Dinas PU BMSDA Sidoarjo, Makhmud membenarkan instruksi cepat tersebut. Saat dihubungi pada Senin (29/6/2026), Makhmud menjelaskan bahwa pihaknya tengah fokus mengoordinasikan pendataan lahan di sisi timur, termasuk lahan milik PT KAI seluas kurang lebih 5.000 meter persegi serta ratusan bidang tanah milik warga yang terdampak.

> “Sesuai target dari Pak Bupati, insyaallah bulan Agustus besok permasalahan lahan sudah harus klir. Proses penilaian harga (*appraisal*) kami harapkan selesai Juli, sehingga pembayaran ganti rugi bisa dicairkan pada Agustus,” ujar Makhmud.

Anggaran dan Progres Desain

Sebelumnya, jajaran Pemkab Sidoarjo telah mematangkan konsep jembatan layang ini melalui paparan desain 3D dan *Detail Engineering Design* (DED) di Opsroom Pemkab Sidoarjo, Jumat (26/6/2026).

Terkait kebutuhan dana, skema pembiayaan telah dipetakan secara matang:

* **Dana Siap Pakai:** Rp200 miliar telah dialokasikan di APBD reguler.
* **Total Kebutuhan:** Estimasi total mencapai Rp450 miliar.
* **Solusi Kekurangan:** Sisa anggaran akan ditambahkan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026.

“Perencanaan dan DED sudah siap, sosialisasi ke masyarakat juga sudah jalan. Kami kawal terus progresnya agar akhir tahun ini seluruh lahan sudah siap clear and clean,” tegas Subandi, S.H., M.Kn

Penyesuaian Desain demi Estetika dan Fasilitas Publik

Selain fokus pada pembebasan lahan, Dinas PU BMSDA bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan PT KAI masih mendiskusikan beberapa poin teknis guna menyempurnakan fungsi *Flyover*, antara lain:

* **Integrasi Stasiun:** Penyesuaian desain di sisi barat perempatan karena berdekatan dengan Stasiun Kereta Api Gedangan.
* **Penataan Estetika:** Pengusulan ruang terbuka hijau (taman) di bawah kolom *flyover* agar kawasan tidak kumuh dan tetap asri.
* **Geometrik Jalan:** Pelebaran jalur putar balik (*u-turn*) untuk mengakomodasi manuver kendaraan berat seperti truk besar dan tronton.
* **Akomodasi *Double Track* (2029):** Penyesuaian ketinggian (elevasi) jembatan guna mengantisipasi proyek jalur ganda kereta api yang ditargetkan melintas pada tahun 2029.

Sebagai informasi, proyek *Flyover* Gedangan ini nantinya akan membentang dari titik utara di dekat Bank BCA hingga ke selatan mendekati pertigaan perumahan Puri Surya Jaya. Proyek infrastruktur strategis ini diharapkan menjadi solusi absolut dalam mengurai titik jenuh kemacetan yang bertahun-tahun terjadi di kawasan Gedangan. (ADV/GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.