Tak Dihadiri Wakil Bupati, Audensi DPRD bersama aliansi peduli Sidoarjo tetap jalan

by -456 Views

Progres Jatim.com, SIDOARJO – Dinamika politik di Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi perhatian publik. Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Sidoarjo kembali mendatangi Gedung DPRD Sidoarjo Kamis (12/3/2026), menagih janji realisasi mediasi antara Bupati dan Wakil Bupati yang sebelumnya telah disepakati.
Meski tanpa kehadiran Mimik Indayana wakil bupati Sidoarjo, audensi tetap berjalan di lantai dua ruang lobi ketua dewan.


Tampak hadir Ketua dewan H. Abdillah Nasih, S.M, wakil ketua dewan dari fraksi Golkar Warih Andono, SH, wakil ketua dewan asal PDIP Suyarno, S.H, M
H, dengan didampingi Kapolresta Sidoarjo Kombes pol Cristian tobing, S,I,K, S.H. M.H, M.S.I Dandim, serta bupati Sidoarjo Subandi. S.H bersama perwakilan aliansi peduli Sidoarjo.
H.Abdilah Nasih Ketua DPRD Sidoarjo mengatakan, prinsipnya kami dari DPRD sangat welkam atas kehadiran aliansi peduli Sidoarjo untuk menyampaikan aspirasinya, serta mendukung langkah – langkah yang dilakukan aliansi. sebagai bentuk kongkritnya dewan telah melakukan berbagai upaya agar islah antara bupati dan wakil bupati kembali bersatu kembali. ” Banyak pintu atau cara dewan lakukan baik secara formal atau informal, ia mengistilahkan banyak pintu agar keduanya bisa bersatu kembali,” ujarnya.
masih kata Nasih, acara bulan ramadhan berbagi anak yatim piatu dengan dihadiri Bupati Subandi,meski wakil bupati Mimik Indayana, adalah bentuk nyata keseriusan dewan menindaklanjuti keinginan aliansi.
dirinya mengajak aliansi berjuang bersama untuk mewujudkan islah bupati dan wakil bupati di jalannya masing-masing agar bisa terwujud.
Hal senada disampaikan wakil ketua DPRD Sidoarjo warih Andono S.H, mengaku siap islah yang dimaksud keinginan aliansi dengan mengantarkan alinsi peduli Sidoarjo turut serta ke wakil bupati sebagai bentuk kepedulian, namun semua kembali ke yang bersangkutan atas hasil mediasi, ia membenarkan sebagai partai pengusung tetapi saat pencalonan terdahulu setelah jadi menjadi milik masyarakat Sidoarjo, demikian disampaikannya sesaat diminta pertanggungjawaban atas janji mempertemukan bupati dan wakil Bupati saat dihadapkan audiensi yang saat itu hanya bupati yang hadir.
sementara Bramana Pratama Pratama
perwakilan aliansi peduli Sidoarjo, dalam audensi dengan pimpinan dewan, masih tetap sama menagih janji dewan untuk mempertemukan bupati dan wakil bupati untuk islah demi kemajuan pembangunan di Sidoarjo.
ia mengatakan, untuk kesekian kalinya bersama rekan lainnya dari berbagai organisasi masyarakat yang tergabung dalam aliansi peduli Sidoarjo menagih janji atas tuntutan yang pernah disampaikan sebelumnya, yakni tuntutan utama kepada pimpinan legislatif. Mereka meminta DPRD menghadirkan Bupati dan Wakil Bupati dalam satu forum resmi, menilai disharmonisasi berdampak pada kebijakan publik, serta mempertanyakan optimalisasi fungsi pengawasan dewan.
Bramada menjelaskan, proses mediasi bukan sekadar mempertemukan dua figur, melainkan memastikan forum berlangsung produktif dan sesuai tata tertib kelembagaan. Karena itu, pendekatan administratif dilakukan secara hati-hati dan terukur.
Sebagaimana diketahui, hubungan kerja antara Bupati dan Wakil Bupati memang menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Bagi sebagian kalangan masyarakat, soliditas pimpinan daerah sangat menentukan percepatan program pembangunan.
Bagi warga Sidoarjo, yang terpenting adalah pemerintahan berjalan efektif, pelayanan publik tetap prima, dan pembangunan tidak tersendat. Upaya mediasi yang kini difasilitasi DPRD melalui peran aktif Sekwan menjadi bagian dari ikhtiar menjaga stabilitas tersebut.(GUS/adv)

No More Posts Available.

No more pages to load.