Perkuat Keamanan Siber, Pemkab Sidoarjo Dapat dukungan Perusahaan Siber Asal Korsel

by -43 Views

Progres Jatim.com, Sidoarjo- Pemkab Sidoarjo mendapat dukungan penguatan keamanan siber dari perusahaan siber sekuriti terkemuka asal Korea Selatan (Korsel), LSWare Inc. Dukungan tersebut merupakan tindak lanjut dari keberlanjutan penandatangan MoU (Nota Kesepakatan) Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) dengan LSWare Inc di Korsel tahun lalu.
Kesepakatan tersebut berfokus pada penguatan cyber security serta peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Salah satunya Pemkab Sidoarjo yang berkesempatan mengikuti pelatihan langsung dari LSWare Inc di Korsel.
Direktur LSWare Indonesia, Kim Mansun bersama Direktur Eksekutif ASKOMPSI, Edy Santoso berkunjung ke Kabupaten Sidoarjo, Kamis (9/7/2026).
Mereka diterima langsung Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati bersama Asisten Administrasi Umum Setda Sidoarjo, Benny Airlangga dan Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo, Eri Sudewo di kantor Setda Sidoarjo. Dalam pertemuan tersebut pihak LSWare Inc memaparkan sistem keamanan siber yang dimilikinya.
Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati, menyampaikan Pemkab Sidoarjo berkomitmen terhadap percepatan transformasi digital pemerintah daerah. Digitalisasi layanan publik pun terus dilakukan.
Meski begitu, Pemkab Sidoarjo tidak mengabaikan aspek keamanan siber. Oleh karenanya sistem keamanan siber juga menjadi perhatian dalam upaya percepatan digitalisasi layanan publik di Kabupaten Sidoarjo.
“Keamanan siber menjadi elemen penting dalam menjaga kerahasiaan dan ketersediaan data pemerintah,”ucapnya.
Fenny berharap dukungan LSWare Inc seperti ini akan menguatkan tata kelola layanan digital di Sidoarjo. Dengan begitu sistem digitalisasi layanan publik Pemkab Sidoarjo akan semakin responsif terhadap berbagai potensi risiko serangan siber.
Disampaikannya insiden keamanan sistem digitalisasi layanan publik dapat mengikis kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital pemerintah. Oleh karenanya keamanan siber perlu diperkuat agar kebocoran data dapat dihindari.
“Dengan penguatan kapasitas ini, tata kelola layanan digital di Sidoarjo diharapkan semakin responsif terhadap berbagai potensi risiko serangan siber,” ungkap Fenny
Sementara itu Direktur LSWare Indonesia, Kim Mansun menyampaikan LSWare memiliki pengalaman yang luas dalam bidang keamanan siber, termasuk keamanan server, manajemen akses istimewa (privileged access management), dan solusi manajemen kerentanan. LSWare juga telah menjalin kemitraan dengan SUCOFINDO.“Kami telah memperoleh sertifikasi SecuMS dan Omniguard dari BSSN, dan kami terus menjalankan pedoman keamanan siber serta program kerja sama teknis,” ucapnya.
Kim Mansun mengatakan percepatan transformasi digital secara global juga terjadi pada layanan pemerintah. Layanan masyarakat kini semakin bergantung pada sistem TI. Namun, digitalisasi yang pesat juga membawa peningkatan ancaman siber yang signifikan.
“Secara khusus, pemerintah daerah seringkali menghadapi keterbatasan dalam hal infrastruktur keamanan dan tenaga ahli, sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap serangan siber seperti ransomware, peretasan, dan kebocoran data.”
Kim Mansun berharap melalui upaya-upaya seperti ini, pemerintah daerah dapat membangun lingkungan digital yang lebih aman dan tangguh, serta memberikanlayanan yang dapat diandalkan bagi masyarakat.
“Kami berharap momen ini dapat menjadi awal dari kemitraan yang kuat untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi masyarakat Sidoarjo,” harapnya.(GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.