Pemkab Sidoarjo Tambah Kapasitas Rumah Pompa Sidokare Jadi 1.200 Liter Per Detik

by -70 Views

Progresjatim.com, Sidoarjo – Pemkab Sidoarjo menyiagakan puluhan rumah pompa demi menghadapi musim hujan mendatang. Di tiga rumah pompa, kapasitas penyedotannya ditingkatkan. Salah satunya, rumah pompa Sidokare I dan II. Dari 200 liter per detik, kapasitasnya dinaikkan dengan tambahan satu unit pompa berkapasitas 1.000 liter per detik.
Saat ini pembangunan tambahan kapasitas rumah pompa Sidokare tersebut masih dalam pengerjaan. Senin pagi (28/9/2026), progresnya disidak (inspeksi mendadak) Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana SAP. Dia menyatakan bahwa Pemkab Sidoarjo telah berusaha maksimal mengatasi banjir. Salah satunya, membangun dan menambah kapasitas rumah pompa seperti ini.
“Saya mohon bisa dipercepat dari target bulan Desember. Karena ini sudah mendekati musim hujan. Kasihan warga sini,” pintanya.
Namun, Wabup Mimik Idayana mengaku kecewa melihat progres pembangunan rumah pompa Sidokare tersebut. Memang, pekerjaan surplus sebesar 0,8 persen. Tapi, sejak kontrak ditandatangani pada 28 Agustus lalu, kontraktor pelaksana hanya mampu menyelesaikan pemancangan mini pile lantai rumah pompa.
Selain itu, konsultan pengawas meminta material yang tidak sesuai spek diganti. Hal itu berakibat penyelesaian pekerjaan rumah pompa Sidokare tersendat.
“Kalau ini masih belum selesai, ya sanksinya di-black list. Jangan sampai digunakan lagi,” tegasnya.
Wabup Mimik Idayana mendesak kontraktor pelaksana bekerja secara profesional dan amanah. Tidak main-main dengan penggunaan dana APBD. Harus dipertimbangkan kekuatan maupun fungsinya.
“Saya mohon Inspektorat lebih ketat lagi mengawasi setiap proyek di Kabupaten Sidoarjo. Ke depannya pembangunan ini harus lebih baik lagi,” ujarnya.
Wabup Mimik Idayana meminta Inspektorat Sidoarjo memanggil semua pengawas beserta pelaksana pekerjaan rumah pompa Sidokare senilai Rp 2 miliar lebih itu. Dia memastikan akan terus memantau progres pengerjaannya.
Nanti saya minta Inspektorat memanggil semua pengawas dan pemborong,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Drainase Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo Herwindo Widiyanto menjelaskan, rumah pompa Sidokare menjadi salah satu upaya penanganan genangan air di kawasan Kecamatan Sidoarjo. Kapasitas penyedotan rumah pompa Sidokare ditambah. Satu unit pompa berkapasitas 1.000 liter per detik akan mengisi rumah pompa Sidokare. Awalnya satu pompa lama dengan kapasitas 200 liter per detik.
“Jadi, nanti dua pompa ini mampu mengurangi volume genangan air sampai 1.200 liter per detik,” ujarnya saat mendampingi Wabup Mimik Idayana.
Herwindo menyebutkan, ada tiga rumah pompa yang kapasitasnya ditambah. Selain rumah pompa Sidokare, ada rumah pompa Lippo dan Banjarpoh. Peningkatan kapasitas itu bertujuan mempercepat penanganan genangan air.
Hingga saat ini, kurang lebih terdapat 38 titik rumah pompa yang telah siaga mengatasi genangan air. Puluhan unit pompa tersebut dalam kondisi baik.
“Kita rutin melakukan perawatan. Seminggu dua kali pompa kita panasi sekaligus dicek fungsinya,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Pengawasan Proyek Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Yusuf mengungkapkan, saat ini pengerjaan rumah pompa Sidokare telah mencapai 1,6 persen dari rencana 0,8 persen. Jadi, dalam satu bulan ini, pengerjaannya surplus 0,8 persen.
“Satu bulan itu pemancangan untuk mini pile. Jadi, progres 1,6 persen itu ya progres dari mini pile itu,” ucapnya.
Yusuf menambahkan, sebenarnya, pemancangan untuk mini pile tersebut tidak membutuhkan waktu lama. Cukup satu minggu sudah selesai. Namun, material lainnya belum datang seluruhnya untuk melanjutkan pembangunan. Ditambah lagi ada material yang harus dikembalikan untuk diganti. Itulah yang menyebabkan pengerjaan pembangunan terkesan lambat.
“Material yang tidak sesuai ini harus diangkut keluar. Nah, saya sudah komplain. Langsung didatangkan lagi yang sudah sesuai ini. Jadi, material sudah siap. Pekerja tinggal buat merakit pembesiannya,” terang Yusuf. (GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.