Pemkab Sidoarjo Siapkan Ruang Aman bagi Pecinta Balap Motor

by -56 Views

Progres Jatim.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tengah berupaya menyediakan ruang yang positif bagi pecinta otomotif, khususnya penggemar motor 2-tak dan penggemar balap motor.
Salah satu upaya itu ditempuh melalui penyelenggaraan “Jayandaru All 2 Stroke Sidoarjo Vol. I” yang digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo Minggu (31/5/2026).
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi komunitas otomotif untuk menyalurkan hobi dan kreativitasnya secara aman serta menghindari balap liar di jalan raya.
Bupati Sidoarjo, Subandi, mengatakan bahwa motor 2-tak masih memiliki banyak penggemar lintas generasi, mulai dari kalangan muda hingga usia dewasa. Tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa komunitas motor 2-tak masih sangat besar dan aktif.
“Melalui event ini, merupakan wisata serta hiburan pecinta motor 2-tak. Kendaraan ini banyak pecintanya dan tidak melihat usia, dari muda hingga tua. Antusias peserta luar biasa bahkan tidak hanya masyarakat Sidoarjo saja yang berpartisipasi namun juga seluruh Indonesia,” ujarnya.
Sebanyak 110 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka datang dari berbagai daerah, di antaranya Banjarmasin, Ambon, Jawa Tengah, dan sejumlah wilayah lainnya. Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik, termasuk satu unit sepeda motor Ninja sebagai hadiah utama.
Melihat tingginya animo masyarakat, Subandi memastikan kegiatan serupa akan kembali digelar. Bahkan, Pemkab Sidoarjo berencana menjadikannya agenda rutin yang dapat dinikmati masyarakat Sidoarjo maupun pecinta motor 2-tak dari seluruh Indonesia.
“Tentu akan ada kegiatan kembali, baik tahun 2027 maupun akhir tahun nanti. Kami siapkan hadiah-hadiah menarik agar animo pecinta motor 2-tak ini terus meningkat dan bisa dinikmati masyarakat Sidoarjo khususnya serta seluruh Indonesia,” katanya.
Subandi yang juga mengaku sebagai penggemar motor 2-tak berharap komunitas otomotif dapat menyalurkan hobinya secara positif dan tetap mengutamakan keselamatan berkendara.
“Saya juga pecinta motor 2-tak. Harapan saya jangan digunakan untuk kebut-kebutan di jalan. Nikmati sensasi motor 2-tak dengan tertib dan aman, bukan untuk balapan liar,” tegasnya.
Menurutnya, penyelenggaraan event otomotif seperti ini tidak hanya menjadi sarana silaturahmi komunitas, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Aktivitas bengkel, penjualan suku cadang, hingga pelaku UMKM pendukung otomotif ikut merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas komunitas motor 2-tak.
“Adanya event ini minimal usaha bengkel bisa berjalan, termasuk penjualan berbagai kebutuhan dan perlengkapan motor 2-tak. Jika kegiatan seperti ini bisa digelar setahun dua kali, tentu akan ikut menggerakkan UMKM dan sektor usaha otomotif di Sidoarjo,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga otomotif yang aman dan terarah, Pemkab Sidoarjo juga tengah menyiapkan pembangunan sirkuit balap seluas sekitar 20 hektare yang ditargetkan dapat dimanfaatkan pada tahun 2027.
Keberadaan sirkuit tersebut diharapkan menjadi fasilitas bagi para pecinta balap untuk menyalurkan hobi dan bakatnya secara profesional sehingga dapat mengurangi praktik balap liar di jalan raya.
“Nantinya pada tahun 2027 akan ada track atau sirkuit dengan luas sekitar 20 hektare yang dapat memanjakan pecinta balap. Dengan adanya fasilitas tersebut, anak-anak muda yang memiliki hobi balap bisa difasilitasi dengan baik sehingga tidak lagi balapan di jalan umum,” tutupnya. (GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.