Pemkab Sidoarjo Siap Bersinergi dengan BRI, Mudahkan Pelayanan Publik dan Optimalisasi PAD

by -12 Views

Progresjatim.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membuka peluang bagi penguatan sinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sinergi tersebut salah satunya diarahkan pada pemanfaatan jaringan dan layanan digital BRI untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran berbagai kewajiban daerah. Termasuk, pajak dan retribusi. Dengan dukungan kanal pembayaran digital, masyarakat diharapkan memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien.
Pada Selasa (1/9/2026), Bupati Subandi menerima jajaran pimpinan BRI di Pendopo Delta Wibawa. Di antaranya, Senior Vice President BRI Danang Andi Wijanarko. Pola-pola sinergi dijajaki sebagai peluang kerja sama di antara kedua pihak.
Kepada Bupati Subandi, Danang mengatakan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini menghadapi tuntutan efisiensi. Kondisi itu membutuhkan dukungan inovasi dan kolaborasi demi optimalisasi layanan.
“Dengan kondisi fiskal daerah yang sedang efisiensi, BRI bisa membantu pemerintah daerah. Kami memiliki jaringan yang luas dan aplikasi mobile yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat,” terang Danang.
Menurut dia, BRI siap mengintegrasikan kanal pembayaran miliknya dengan sistem pemerintah daerah. Integrasi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat. Khususnya terkait sistem pembayaran pajak daerah.
“Kami akan integrasikan channel yang kami punya, termasuk mobile banking, untuk pembayaran pajak. Ini akan membantu masyarakat melakukan pembayaran dengan lebih mudah dan murah,” jelasnya.
Danang menambahkan, komunikasi dengan sejumlah perangkat daerah teknis juga telah dilakukan untuk mempersiapkan integrasi sistem. BRI menyatakan siap mendukung pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan digital yang lebih terintegrasi.
Selain sektor pelayanan digital, sinergi juga diarahkan pada pemberdayaan UMKM. Sebagai salah satu bank yang memiliki fokus kuat terhadap sektor UMKM, BRI siap mendukung pelaku usaha di Sidoarjo agar mampu meningkatkan kapasitas usahanya hingga menembus pasar global.
“Kami juga siap bersinergi dalam pemberdayaan UMKM agar semakin banyak yang naik kelas, bahkan mampu berkembang sampai ekspor,” katanya.
Bupati Subandi menyambut baik peluang kerja sama dengan BRI tersebut. Menurut dia, setiap bentuk kolaborasi yang dapat bermanfaat langsung bagi masyarakat dan meningkatkan PAD akan dibuka seluas-luasnya oleh Pemkab Sidoarjo.
“Kami sangat bangga dan menyambut baik terobosan yang ditawarkan BRI. Apa saja yang bisa dikerjasamakan, terutama untuk peningkatan PAD dan pelayanan kepada masyarakat, tentu akan kita lihat dan kita tindak lanjuti,” ujarnya.
Bupati Subandi menambahkan, Pemkab Sidoarjo terus mendorong pelayanan publik agar semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Salah satunya melalui penguatan pelayanan terpadu di seluruh kecamatan.
“Di setiap kecamatan kita dorong pelayanan satu pintu, termasuk untuk pembayaran pajak. Ada 18 kecamatan yang bisa menjadi bagian dari percepatan pelayanan ini. Selanjutnya juga akan kita siapkan sampai di tingkat desa,” jelasnya.
Penguatan layanan tersebut, lanjut Bupati Subandi, menjadi penting mengingat karakter Sidoarjo sebagai daerah urban dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Karena itu, inovasi pelayanan berbasis digital perlu terus dikembangkan. Masyarakat tidak harus datang dan menghabiskan banyak waktu jika perlu mendapatkan layanan pemerintah.
Bupati Subandi juga menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo terbuka bagi dukungan berbagai pihak yang dapat memperkuat sistem pelayanan publik. Kolaborasi tidak hanya terbatas pada satu lembaga perbankan, namun diarahkan berdasarkan kebutuhan dan manfaat bagi masyarakat.
“Kita terbuka. Bukan hanya BRI atau Bank Jatim. Mana saja yang bisa masuk dan memberikan support terhadap sistem pelayanan pemerintah, monggo (silakan),” ungkapnya.
Bupati Subandi berharap, sinergi dengan BRI dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi perangkat daerah terkait. Dengan begitu, berbagai inovasi yang ditawarkan dapat benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Penguatan kanal pembayaran digital dan pelayanan terpadu sampai tingkat kecamatan dan desa. Juga dukungan terhadap UMKM. Keduanya diharapkan menjadi bagian dari upaya Pemkab Sidoarjo membangun pelayanan publik yang lebih efektif sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.(GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.