Pemkab dan BNN Terus Berkolaborasi Mencegah Peredaran Narkoba di Sidoarjo

by -68 Views

progresjatim.com,Sidoarjo bersama BNN Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat sinergi untuk menekan peredaran narkoba. Langkah pencegahan difokuskan pada kawasan yang dinilai rawan menjadi jalur peredaran gelap narkotika.Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sidoarjo Subandi saat menghadiri Peringatan Hari Antinarkotika Internasional (HANI) 2026 secara virtual di Sidoarjo, Kamis (23/7/2026).
Subandi menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo mendukung penuh langkah BNN dalam memberantas narkoba. Menurutnya, langkah pencegahan tidak hanya bertumpu pada penindakan hukum, tetapi juga lewat edukasi masif serta pemetaan berbasis survei mandiri.
“Melalui survei ini, kita bisa mengidentifikasi area yang tingkat prevalensinya masih tinggi. Pemkab Sidoarjo akan berkolaborasi dengan Polsek, Camat, hingga tingkat desa untuk menyisir daerah pinggiran dan perbatasan yang rentan,” ujar Subandi, Kamis (23/7/2026).
Ia menambahkan, hasil data survei tersebut akan menjadi tolok ukur pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan sosialisasi dan intervensi di lapangan.
“Kami berkomitmen memerangi narkoba dari tingkat anak-anak hingga seluruh lapisan masyarakat guna menekan angka peredaran maupun pengguna,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BNNK Sidoarjo Kombes Pol Gatot Soegeng Soesanto membeberkan bahwa posisi Sidoarjo sebagai daerah penyangga ibu kota provinsi membuat wilayah ini rentan menjadi sasaran pasar baru jaringan narkotika.
“Para pelaku akan selalu mencari pasar dan pengguna baru dengan berbagai modus operandi. Daerah pinggiran serta perbatasan wilayah menjadi area yang masih marak peredaran,” ungkap Gatot.
Gatot mengapresiasi dukungan Pemkab Sidoarjo yang telah menggelar survei prevalensi mandiri. Menurutnya, kendati angka kasus di Sidoarjo relatif terkendali, kewaspadaan tidak boleh kendor.
“Data awal dari survei ini penting untuk menentukan daerah mana yang perlu diintervensi agar angka penyalahgunaan menurun. Walau angkanya terbilang kecil, bukan berarti kita bisa santai karena ancamannya tetap besar,” katanya.
Peringatan HANI 2026 sendiri mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045”. Langkah ini sejalan dengan program prioritas Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkotika di Indonesia.(GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.