Lewat Pokir DPRD Sidoarjo, Bakesbangpol Tanamkan Wawasan kebangsaan pada Generasi  Muda 

by -2308 Views

Progresjatim.com, Sidoarjo – Upaya memperkuat semangat kebangsaan terus digaungkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sidoarjo. Bertempat di Zam zam hotel & Convention,Jl. Abdul Gani Atas,RT 04/Rw10, Ngaglik,Kota Batu ,Jawa Timur. (18-19 Juni 2025).

kegiatan penyuluhan ideologi dan wawasan kebangsaan bertajuk “Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan Bagi Tokoh Masyarakat dan Generasi Muda di Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025” dihelat dengan melibatkan 50 peserta dari kalangan tokoh masyarakat dan pemuda.

Kegiatan ini  didukung melalui anggaran pokok pikiran (Pokir) dari H.Anang Siswandoko, S.T., anggota komisi C DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gerindra, anggota legislatif yang dikenal konsisten menggagas program penguatan wawasan kebangsaan, khususnya untuk kalangan milenial.

Foto: . H. Anang Siswandoko, S.T., anggota komisi C DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gerindra, anggota legislatif, Agus Susilo SE, ketua Jurnalis Online Siber Sidoarjo ( JOSS ), GIZO kordinator kehumasan JOSS, foto bareng mengisyaratkan dukungan keduanya saling melengkapi, antara media dan wakil rakyat.

Anang menyebut, generasi emas 2045 harus dipersiapkan sejak dini, termasuk dengan menanamkan pemahaman utuh soal bela negara.

“Milenial jangan alergi bicara nasionalisme. Cinta Tanah Air itu tidak harus angkat senjata. Menjaga moral, aktif di masyarakat, melawan hoaks, itu juga bela negara,” ucap Anang. KmKegiatan ini menghadirkan narasumber Kepala Bakesbangpol Sidoarjo Fredik Suharto,S.Sos.MM. Pelda Listiawan dari unsur TNI, serta moderator Slamet Urip SH., MM. dari Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Sidoarjo.

Dalam paparannya, Fredik Suharto menekankan bahwa wawasan kebangsaan merupakan kunci terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa. Ia mengajak peserta untuk mulai menanamkan nilai-nilai kebangsaan dari lingkup terkecil.

“Mengisi kemerdekaan itu bisa dimulai dari rumah. Jaga ketentraman rumah tangga, peduli terhadap tetangga dan lingkungan. Jika semua bergerak, maka Indonesia akan kokoh dari bawah,” ujarnya.

Fredik juga mengungkap bahwa Sidoarjo termasuk daerah dengan tingkat harmoni sosial yang tinggi. Hal itu berdasarkan hasil pengukuran yang diminta Kementerian Dalam Negeri terkait Indeks Kesalihan Sosial dan Harmoni Sosial yang mencapai 85,15 persen.

“Indeks ini menunjukkan bahwa Sidoarjo cukup kondusif. Kerukunan berjalan baik, ormas juga aktif dan berdaya guna,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Pelda Listiawan turut menyampaikan pentingnya pemahaman wawasan kebangsaan dan bela negara di era digital. Menurutnya, ancaman terhadap NKRI kini bukan hanya fisik, tapi juga ideologi yang tersebar lewat dunia maya.

“Wawasan kebangsaan jadi tameng utama. Kalau generasi muda kuat mental ideologinya, negara ini aman ke depan,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan unsur TNI, kegiatan ini diharapkan menjadi bahan bakar bagi tumbuhnya semangat nasionalisme di kalangan generasi muda Sidoarjo.(GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.