Komisi D DPRD kabupaten Sidoarjo desak perbaikan Total Plafon SDN Gelang ambrol diserang rayap, Pemkab siapkan anggaran rehabilitasi sebesar Rp 62 miliar

by -24 Views

Progresjatim.com, Sidoarjo- Keselamatan peserta didik menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Sidoarjo. Kondisi bangunan SD Negeri Gelang 2, Kecamatan Tulangan, yang mengalami kerusakan akibat dimakan rayap dinilai tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keamanan ratusan siswa dan tenaga pendidik.

Kerusakan paling parah terjadi pada ruang kelas II. Plafon ambrol setelah rangka atap yang telah berusia puluhan tahun lapuk dimakan rayap. Beruntung, kejadian tersebut berlangsung saat masa libur sekolah sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Ketua komisi D bersama staf teknis dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sidoarjo, sesaat sedang melihat atap jebol dalam sidak beberapa hari yang lalu

Meski demikian, dampaknya cuku besar terhadap proses belajar mengajar. Sebanyak 17 siswa kelas II harus mengikuti pembelajaran di ruang perpustakaan selama kurang lebih enam bulan terakhir karena ruang kelas mereka belum dapat digunakan.

Situasi tersebut mendorong Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, M. Dhamroni Chudlori, turun langsung ke lokasi untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak), Rabu (5/8/2026). Sidak dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelayanan pendidikan sekaligus memastikan kondisi bangunan sekolah.

Dalam kunjungannya, Dhamroni meninjau ruang kelas yang rusak, melihat kondisi atap dan plafon, serta berdialog dengan kepala sekolah dan para guru mengenai kebutuhan rehabilitasi bangunan.

Menurutnya, penggunaan ruang perpustakaan sebagai ruang belajar sementara merupakan langkah darurat yang patut diapresiasi. Namun, kondisi tersebut tidak dapat dijadikan solusi dalam jangka panjang karena mengurangi fungsi utama perpustakaan sebagai pusat literasi sekolah.

“Anak-anak berhak mendapatkan ruang belajar yang aman dan nyaman. Perpustakaan memang bisa dimanfaatkan sementara, tetapi tentu bukan solusi permanen,” ujar Dhamroni.

Sementara ditemui terpisah  Wakil Ketua Komisi D, H.Bangun Winarso ,dan Tarkid  Erdianto, SH, MH saat dimintai tanggapannya terkait  kondisi SDN Gelang 2 menyatakan soal infrastruktur merupakan domain Komisi C.

” Maaf soal infrastruktur SDN Gelang 2 wewenang Komisi C, ” jawab keduanya, Selasa (11/8/2026)

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa kerusakan tidak hanya terjadi pada satu ruang kelas. Beberapa ruang lainnya juga mulai memperlihatkan tanda-tanda penurunan kualitas bangunan, terutama pada bagian plafon dan rangka atap.

Ruang kelas IV dan V menjadi perhatian karena plafonnya mulai bergelombang. Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh rangka kayu yang telah lapuk akibat usia bangunan serta serangan rayap.

Melihat fakta tersebut, Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh konstruksi bangunan sekolah, bukan hanya pada bagian yang telah mengalami kerusakan.

Menurut Dhamroni, pemeriksaan secara komprehensif diperlukan agar potensi kerusakan dapat diketahui sejak dini dan tidak membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.

“Kami meminta dilakukan total check-up terhadap seluruh struktur bangunan sekolah. Jangan hanya memperbaiki bagian yang rusak, tetapi pastikan seluruh konstruksi benar-benar aman untuk kegiatan belajar mengajar,” tegasnya.

Komisi D juga berharap rehabilitasi bangunan dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan bidang pendidikan. Sekolah yang telah berusia tua memerlukan perhatian khusus agar tetap memenuhi standar keamanan dan kelayakan.

DPRD Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui fungsi pengawasan dan penganggaran. Pendidikan yang berkualitas harus didukung fasilitas yang memadai demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan nyaman.

Dengan sinergi antara DPRD, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, diharapkan rehabilitasi total SD Negeri Gelang 2 dapat segera direalisasikan. Langkah tersebut menjadi investasi penting untuk melindungi keselamatan peserta didik sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.  Responsif Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo mendapat apresiasi dari berbagai kalangan di Sidoarjo .

sementara, Heru Purwanto Kabid saspras Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sidoarjo kepada progresjatim.com, mengatakan, pihaknya akan segera menurunkan tim teknis untuk mengecek struktur atap secara keseluruhan, bukan hanya pada ruang kelas II yang plafonnya ambrol. Evaluasi total ini penting untuk memastikan keamanan jangka panjang bagi para siswa.

Diketahui pemerintah kabupaten Sidoarjo  tahun 2026 telah menganggarkan sebesar Rp 62 miliar yang bersumber dari APBD kabupaten Sidoarjo untuk melakukan rehabilitasi sebanyak 73 sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Sidoarjo, hal ini dilakukan pemerintah kabupaten Sidoarjo sebagai bentuk keseriusannya terhadap dunia pendidikan.(adv/GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.