Dinkes Sidoarjo Dampingi Dapur SPPG Mengurus Dokumen SLHS

by -36 Views

Progresjatim.com, Sidoarjo- Pemkab Sidoarjo pastikan hampir seluruh Satuan Pelayanan
Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sidoarjo telah mengantongi dokumen Sertifikat
Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo pun akan terus
melakukan pedampingan dalam proses penerbitannya.
Data terbaru, sekarang ini tinggal ada tiga dapur SPPG yang belum mengajukan
permohonan dokumen pemenuhan standar baku mutu kebersihan dan kesehatan
tempat pengelolaan pangan itu.
Menurut Bupati Sidoarjo Subandi, Pemkab Sidoarjo akan terus mendorong seluruh
dapur SPPG memenuhi SLHS. Hal tersebut menjadi komitmen pemerintah daerah
dalam mendukung penuh program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut. Ia
ingin Program MBG di Kabupaten Sidoarjo berjalan lancar. Bupati juga akan pastikan
seluruh SPPG dapat memenuhi standar higiene dan sanitasi dapurnya.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus mendorong pemenuhan SLHS kepada
seluruh SPPG, langkah ini untuk memastikan seluruh SPPG memenuhi standar
higiene dan sanitasi sehingga keamanan makanan bagi penerima manfaat dapat tetap
terjaga,” kata Bupati Subandi, Selasa (4/11).
Dikatakannya, pemenuhan SLHS penting untuk memastikan kelayakan operasional
SPPG. Pengawasan terhadap SPPG yang telah menyelesaikan proses penerbitannya
juga akan terus dilakukan. Bahkan pemeriksaan berkala juga akan dilakukan kepada
SPPG yang telah mengantongi SLHS. Ia ingin persoalan keamanan makanan dapat
dicegah dengan memastikan standar higiene dan kondisi sanitasi telah dipenuhi dapur
SPPG.
“Pemerintah daerah akan terus mengawal proses penerbitan SPPG yang ada di
Kabupaten Sidoarjo. Jangan sampai ada SPPG yang tidak mendapatkan SLHS,”
ujarnya.
Kabid Peningkatan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Inensa
Khoirul Harap mengatakan hampir seluruh SPPG di Kabupaten Sidoarjo mengantongi
dokumen SLHS. Saat ada 142 SPPG yang resmi mengantongi SLHS. Tinggal tiga
SPPG yang belum mengajukan permohonan SLHS. Dinkes Sidoarjo akan mendorong
SPPG tersebut untuk mengajukan permohonan SLHS. Seperti lima SPPG yang masih
dalam proses pengajuan SLHS dan dua SPPG yang masih dalam proses penerbitan
SLHS.
“Hampir seluruh SPPG di Kabupaten Sidoarjo telah mengantongi sertifikat resmi
sesuai dengan prosedur yang berlaku, tinggal tiga SPPG yang belum mengajukan
permohonan SLHS kepada kita,” ucapnya
Inensa mengatakan Dinas Kesehatan Sidoarjo akan melaksanakan pembinaan,
pendampingan dan pengawasan kepada SPPG dalam penerbitan SLHS. Tim
kesehatan lingkungan Dinas Kesehatan Sidoarjo bersama tim sanitarian Puskesmas
di masing-masing wilayah akan memberikan pelatihan keamanan pangan siap saji
bagi relawan atau penjamah pangan SPPG. Selain itu tim kesehatan lingkungan dan
tim sanitarian Puskesmas juga akan melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL)
disetiap SPPG yang mengajukan permohonan SLHS. Setelah itu instansinya akan
melakukan uji kualitas pangan dan air SPPG lewat laboratorium daerah Kabupaten
Sidoarjo.
“Jika persyaratan pengajuan SLHS telah memenuhi syarat kesehatan, maka SLHS
SPPG dapat diterbitkan,” ujarnya.(GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.