Bupati Subandi Resmikan Masjid dan TPQ Al-Hibah Sedatigede, Puji kebersamaan Warga

by -88 Views

Progresjatim.com, Sidoarjo – Renovasi Masjid Al-Hibah sekaligus pembangunan TPQ AlHibah di Desa Sedatigede, Kecamatan Sedati, telah selesai. Menandai pemanfaatan tempat ibadah sekaligus pendidikan tersebut, Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn didaulat meresmikannya pada Senin malam (17/8/2026). Kekompakan dan keguyuban masyarakat mengundang kagum Bupati Subandi.
Renovasi masjid dan pembangunan TPQ Al-Hibah menelan biaya Rp 2 miliar lebih. Semua dananya merupakan hasil partisipasi swadaya masyarakat dan para donatur.Termasuk, Bupati Subandi yang secara pribadi ikut berpartisipasi. Peresmian dilakukan dalam pengajian umum yang diadakan sekaligus dengan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026.
Bupati Subandi memuji kekompakan dan keguyuban warga Desa Sedatigede dalam pembangunan tempat ibadah dan belajar Al-Quran ini. Menurut dia, segala sesuatu dapat terwujud dengan kebersamaan. Contohnya, kekompakan dan keguyuban masyarakat dalam membangun masjid dan TPQ di Desa Sedatigede itu.
“Saya yakin masjid maupun TPQ tidak bisa terbangun apabila kebersamaan, kekompakan, ini ndak ada,” ucap Bupati Subandi yang dikenal sangat peduli pada kegiatan sosial, pendidikan, maupun keagamaan ini
Bupati Subandi mengatakan, masjid merupakan pusat ibadah dan dakwah serta silaturahmi bagi seluruh masyarakat. Masjid juga menjadi simbol kebersamaan dan wujud kepedulian umat. Oleh karena itu, Masjid Al-Hibah diharapkan dapat membawa kemakmuran dan keberkahan bagi seluruh warga Sedatigede. Selain itu, menjadi pusat kegiatan yang menumbuhkan akhlak mulia, mempererat persaudaraan, dan menjadikan Desa Sedatigede semakin maju dan sejahtera.
“Mugi-mugi peresmian masjid ini saget bermanfaat. Khususnya bagi Nahdlatul Ulama. Umumnya, bagi lingkungan dan seluruh masyarakat yang ada di lingkunganSedatigede,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Subandi menyampaikan berbagai pembangunan yang telah dicapai Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Di antaranya, pelayanan BPJS Kesehatan untuk semua warga Kabupaten Sidoarjo. Dia memastikan seluruh masyarakat Sidoarjo dapat berobat gratis di fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo
Alhamdulillah visi dan misi Bupati dirasakan orang banyak. Masyarakat Sidoarjo yang tidak mampu, semuanya mendapatkan BPJS Kesehatan,” sampainya.
Bupati Subandi menjelaskan, Kabupaten Sidoarjo sudah mencapai status UHC (Universal Health Coverage) dengan layanan BPJS Kesehatan menyeluruh tersebut. Namun, jika masih ada warga Sidoarjo yang mengalami kesulitan berobat, mereka dapat menyampaikannya ke kantor kecamatan atau kantor kelurahan/desa. Dipastikan, pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa akan membantu kepersertaan BPJS Kesehatan.
“Ini ada Pak Camat. Ada Pak Kepala Desa. Apabila ada warga kita yang tidak punya BPJS, wis gak usah diangel-angel Pak Lurah, ya Pak Camat. Segera bantu karena ini penting. Pogram Presiden, Gubernur, Bupati ini linier antara pusat, provinsi, dan kabupaten,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu Bupati Subandi juga menyampaikan bahwa tahun depan akan berdiri Rumah Sakit Umum tipe C di Kecamatan Sedati. Pembangunannya saat ini masih terus berjalan. Pembangunan rumah sakit umum itu bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
“Nanti insya Allah kita pada tahun 2027 sudah akan punya rumah sakit di Sedati. Ya, nanti di Sedati ini ada Rumah Sakit Umum tipe C, biar warga Sedati kalau berobat ndak jauh,” ujarnya.
Bupati Subandi juga menyampaikan program lain yang penting. Yaitu, program insentif guru ngaji yang akan diluncurkan minggu depan. Kurang lebih ada 6 ribu guru ngaji di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo akan memberikan insentif kepada mereka. Anggaran yang disediakan sebesar Rp26 miliar per tahun. Lewat bantuan sosial tersebut diharapkan para guru ngaji dapat mencetak generasi yang memiliki fondasi kuat dalam agama, terutama kemampuan membaca Al-Qur’an.
“Insya Allah minggu depan, tanggal 23 (Agustus) ini kita akan memberikan santunan kurang lebih 6.000 guru ngaji, khususnya ber-KTP Sidoarjo,” sebut Bupati Subandi.
Ketua Panitia Pembangunan M. Naib menyampaikan bahwa renovasi dan pembangunan Masjid dan TPQ Al-Hibah dilakukan bertahap. Prosesnya dimulai sejak tahun 2023 lalu. Pembangunan yang menelan biaya Rp2.276.000.000 tersebut berjalan aman dan lancar.
M. Naib memerinci, proses pembangunan dimulai dari pembelian sebidang tanah seharga Rp404.000.000. Kemudian pembangunan gedung TPQ menelan biaya Rp1.028.000.000. Dan, renovasi masjid menghabiskan biaya Rp844.000.000.
“Ini semua swadaya masyarakat, masyarakat luas. Dari Bapak Bupati secara pribadi, Abah Hanafi, Abah Nurul Bahri secara pribadi, dan warga sekitar, serta masyarakat umum dari jalan raya,” ucapnnya.(GUS).

No More Posts Available.

No more pages to load.