14 Program Unggulan Jaring Aspirasi demi Pembangunan Inklusif Dalam Forum Konsultasi Publik RPJMD th 2025-2029 Kabupaten Sidoarjo 

by -1432 Views

Progresjatim.com, Sidoarjo | Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Akhir RPJMD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025–2029, Sabtu (5/7/2025), bertempat di Ruang Rapat Pembangunan 1 dan 2 Bappeda Sidoarjo, Jalan Sultan Agung No. 13. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk pelibatan publik dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan, sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

 

Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Abdillah Nasikh, sebelumnya menegaskan pentingnya forum seperti ini untuk memastikan bahwa pembangunan lima tahun ke depan tidak hanya menjadi domain eksekutif dan legislatif. “Kami dorong Pansus RPJMD untuk menggelar forum konsultasi bersama masyarakat. Karena tidak adil jika pembangunan Sidoarjo dimonopoli,” tegas Nasikh, usai Rapat Paripurna pada 1 Juli 2025.

 

Forum ini menjadi wadah strategis bagi berbagai pemangku kepentingan—dari legislatif, akademisi, praktisi, hingga organisasi masyarakat—untuk menyampaikan aspirasi dan masukan.

 

Acara dibuka dengan paparan dari Kepala Bappeda Sidoarjo, Dr. Heri Soesanto, SH., MH., yang menekankan pentingnya partisipasi publik dalam merumuskan arah pembangunan yang selaras dengan visi-misi kepala daerah terpilih.

 

Masukan strategis juga datang dari Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, H. Suyarno, S.H., M.H., yang menggarisbawahi pentingnya kesinambungan program dan pengelolaan anggaran secara optimal demi kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan layanan publik.

 

Selanjutnya, Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Sidoarjo menyampaikan 14 program unggulan, di antaranya:

 

Disampaikan oleh Ketua Pansus RPJMD, H. Tarkit Erdianto, S.H., M.H.:

1. 100.000 lapangan kerja baru

2. Berobat gratis untuk warga Sidoarjo

3. Makan bergizi gratis bagi lansia

4. 20.000 beasiswa kuliah, SD, SMP untuk anak yatim

5. 2.000 paket pupuk & benih gratis bagi petani dan nelayan

6. 50 juta modal usaha untuk UMKM

7. 500 juta per desa/kelurahan untuk BKK dan insentif perangkat desa

 

Disampaikan oleh Wakil Ketua Pansus, H. Moch. Dhamroni Chudlori, M.Si.:

8. 20.000 UMKM naik kelas

9. Pembangunan 3 dinas baru (penataan kota, PDAM, transportasi), serta bus sekolah gratis

10. Kenaikan tunjangan 100% untuk tenaga kesehatan, guru ngaji, GTT, dan honorer

11. Pusat kreativitas pemuda dan desa wisata, satu desa satu duta wisata

12. Renovasi 2.000 warung rakyat

13. Perizinan usaha yang mudah dengan konsep Smart City

14. Revitalisasi taman kota dan perumahan

 

Baik Ketua maupun Wakil Ketua Pansus RPJMD menegaskan bahwa RPJMD tidak boleh sekadar normatif, melainkan harus solutif dan menjawab persoalan nyata seperti kemiskinan, pengangguran, ketimpangan layanan pendidikan dan kesehatan, serta rendahnya daya saing daerah.

 

Forum ini juga dihadiri oleh unsur DPRD, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, insan media dari beberapa organisasi PWI, Forwas, JOSS ( Jurnalis Online Siber Sidoarjo), akademisi, kelompok tani, serta berbagai organisasi masyarakat.

 

Pemkab Sidoarjo berharap dapat menyempurnakan dokumen RPJMD sebelum diajukan sebagai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), sebagai langkah mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan. (GUS)

No More Posts Available.

No more pages to load.